STROKE PULIH DENGAN DUA KALI TERAPI DI KLINIK TERAPI GARANG ARANG

Tekanan darah tinggi yang dibiarkan begitu saja akan merusak pembuluh darah. Lama-kelamaan, hipertensi dapat menyebabkan pengerasan dan penebalan arteri dinding pembuluh darah arteri. Kondisi ini disebut dengan Aterosklerosis. Aterosklerosis menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, termasuk pembuluh darah di otak.

Penyebab stroke pada orang yang punya hipertensi adalah pembuluh darah otak yang tersumbat itu pecah tiba-tiba akibat terus-menerus menerima aliran darah bertekanan tinggi. Akibatnya, otak jadi digenangi oleh darah. Bagian otak yang paling umum terpengaruh oleh perdarahan ini adalah ganglia basal, thalamus, dan otak kecil. Stroke yang diakibatkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak disebut dengan stroke hemoragik.

Dalam beberapa kasus, pendarahannya bisa sangat hebat sehingga tumpah mengalir masuk ke bagian ventrikel otak dan memicu Hidrosefalus yang mengancam nyawa.

Nama saya Rini usia 50 tahun dari Bandung. Saya mengalami stroke sejak tiga tahun lalu. Awalnya saya hanya tahu kalau saya ini punya Hypertensi. Tapi seperti biasa, sebagai orang tua saya pasrah dan menyadari kalau itu penyakit orang tua, seperti yang disampaikan anak-anak saya. Jadi saya hanya minum obat Hypertensi.

Beberapa bulan kemudian saya mengalami stroke di kamar mandi. Bagian tubuh saya bagian kiri mengalami kelumpuhan. Wajah saya pun agak miring karena pengaruh stroke itu.

Dan suatu ketika ketika saya membaca artikel pengalaman seseorang yang seusia saya, yang sembuh dari stroke dengan menjalani terapi pengobatan di klinik terapi garang arang. Sayapun meminta pada anak-anak untuk mengantarkan saya kesana. Semula mereka tidak mau karena hanya buang-buang waktu saja katanya. Mereka bilang saya suruh pasrah dan ibadah saja. Tapi karena saya mendesak mereka, maka akhirnya saya dibawa juga ke klinik terapi garang arang dan menjalani terapi disana.

Di klinik Terapi Garang Arang, tangan dan kaki saya di terapi dengan menggunakan hawa panas dari bara arang kayu mahoni yg di taburkan serbuk herbal dan di baluri dengan Minyak Kalajengking. Melalui susunan-susunan saraf pada kaki inilah Terapi Garang Arang bekerja membuat rangsangan-rangsangan dengan hawa panasnya, sehingga secara pelahan-lahan dan pasti akan melarutkan plak-plak dalam arteri/saluran darah, merontokkan toksin atau racun di dalam tubuh dan melancarkan peredaran darah kemudian menutrisi perbaikan saraf dan sel-sel dalam tubuh. Dengan lancarnya aliran pembuluh darah, maka tekanan darah menjadi normal.

Saya juga menjalani Terapi Kejut Saraf di titik-titik bagian tubuh saya yang lumpuh agar peredaran darahnya terbuka untuk menyuplai nutrisi dan oksigen kepada tangan dan kaki yg stroke.

Selanjutnya saya diberi minuman dari air bambu serta beberapa ramuan lain yang berasal dari tanaman dan laut. Gunanya untuk menurunkan kadar gula dalam darah.

Setelah hampir dua bulan saya menjalani Terapi Garang Arang. Saya sekarang sembuh. Bahkan diabetes saya pun menurun setelah saya cek kembali ke dokter. Anak-anak saya kaget. Bahwa ternyata penyakit pada lanjut usia seperti saya tak selalu merupakan penyakit tua yang tak bisa disembuhkan.

Inilah kisah saya, seorang lansia yang mendapat anugrah penyakit hypertensi, diabetes hingga stroke. Yang konon jika lansia seperti itu tinggal pasrah saja dan beribadah, karena ajal yang sebentar lagi menjemput. Ternyata, lansia seperti saya masih punya harapan untuk menikmati sisa-sisa usia dengan sehat. Karena itu pada para lansia yang mengalami penyakit seperti saya, segeralah berobat ke klinik Terapi Garang Arang untuk mendapatkan kesembuhan yang nyata.